The Ending

Kopi.

Sarapan (mie instan).

Hujan deras.

Ga bisa kebayang pagi yang lebih asik dari ini. Yah, kalo ada temen tidur lebih sempurna sih, cuman koq  ngelunjak? Hehe... Meskipun ga serentak, tapi seluruh dunia sedang bersiap-siap untuk merayakan hari ini. Lebih tepatnya, merayakan pergantian hari ini. Tidur malam jadi bukan hal yang dirindukan oleh para pekerja. Tiba-tiba orang-orang menjadi lebih bersosialisasi. Supermarket jadi lebih laris di bagian makanan dan minuman. Beberapa tetangga jadi lebih ramai karena pertambahan penduduk tiba-tiba.

Sering dengar ungkapan: “New Year, New Me?”

Sesering kita membaca atau mendengar ungkapan itu, sesering itu juga ungkapan itu gagal. Padahal, caranya mudah, kan. Tahun yang baru bisa diperoleh karena tahun yang lama ditinggalkan. Begitu juga dengan kita yang baru bisa diperoleh dengan kita yang lama ditinggalkan. Bukan amnesia, bro... mikir dikit napa. Tapi perubahan. Ya, perubahan itu penting. Karena setiap manusia endingnya akan tetap berubah walau hanya sebatas fisik. Tinggal perubahannya yang diatur, kan? Jadi lebih baik atau lebih buruk?

“Gue sih gini-gini aja, deh. Ga usah lah berubah-berubah segala. Semuanya udah baik.”

Yah, kalo kalian baca postingan blog ini yang berjudul Kereta Api yang lain , kalian akan tahu stagnasi adalah pembunuh laten. Dia akan muncul seperti kilat dan bisa menghancurkan segalanya dalam sekejap.

So, di kehidupan yang terlalu cepat berubah ini, mulailah dengan perubahan-perubahan kecil yang lebih baik:

Ganti statusmu dengan kata-kata positif. Pilihlah kata-katamu untuk bicara dengan orang lain. Berpikir sebelum bertindak. Berpikir dua kali sebelum mengeluarkan amarah. Kunci rapat semua lemari masa lalu yang telah selesai dan buang jauh-jauh. Lebih banyaklah tersenyum. Mainlah dengan anak kecil. Tinggalkan ponselmu dan mulailah bicara dengan orang disekitarmu. Bacalah buku. Buang sampah di tempatnya. Beri salam pada orang lain ketika kalian berjalan. Traktir temanmu minum kopi. Ucapkan terima kasih dan tolong lebih sering. Bersihkan rumahmu.

Dan, berubahlah menjadi lebih baik.

Percaya, deh. Dunia yang baik itu dimulai dari dirimu yang baik!



Google

Comments

Popular posts from this blog

Apa artinya "Kaulah Segalanya"?

Gelas pecah

Mending TERSESAT daripada Bertanya?