Posts

Showing posts with the label sementara itu....

Wonder Woman

Image
Dia kuat. Dia perkasa. Dia tidak terkalahkan. Tapi tidak ada yang tahu perjuangannya. Momen dimana dia menjadi kuat, perkasa dan tidak terkalahkan. Orang lain hanya tahu ketika dia datang dan pergi. Dunia tidak percaya dia kembali. Tapi tidak ada yang cukup peduli mengapa dia melakukan hal itu. Tidak ada yang cukup peduli untuk bertanya. Mereka hanya peduli untuk mengeluarkan pikiran mereka dan berkata "Dia kalah perang." "Dia pulang karena sakit." "Dia penuh luka." Dia kuat. Dia perkasa. Dia tidak terkalahkan. Karena dia tidak cukup peduli untuk membagikan pengalamannya. Dia tidak peduli. Karena itulah dia kuat, perkasa dan tidak terkalahkan. Dia hanya tahu dia harus datang dan pergi. Dia percaya dia harus kembali. Dia tidak cukup peduli apakah ada yang mengerti atau bahkan sedikit tahu. Dia tidak cukup peduli untuk bicara. Dia hanya tahu dia harus terus berjalan. Di...

Just a Second, Please!

Menunggu. Ugh. Denger kata itu saja, beberapa orang (termasuk yang nulis) bisa langsung bad mood . "Berapa lama?" Biasanya mengikuti. "Masih lama?" Biasanya dibubuhkan. Gw sendiri sih belom pernah ketemu orang yang emang suka menunggu. "Masih ngantri? Wow keren banget! Saya memang sangat pengangguran, jadi hal ini menyenangkan!" Kalo ada yang pernah denger kata-kata itu dari seseorang, mari kita bekukan dia dan masukkan ke museum prasejarah. Minggu ini, gw banyak menghabiskan waktu dengan menunggu. Menunggu rekan yang operasi, menunggu rekan yang sama untuk keluar dari RS, menunggu waktu boarding di bandara dan menunggu antrian servis motor. Beberapa dari Galauers biasanya frustrasi hanya dengan menunggu balasan chatting.  Ada beberapa hal baik yang jarang disadari orang ketika mereka menunggu. Apa aja sih? 1. Latih kesabaran. Huek. Sama klasiknya dengan rajin pangkal kaya, meskipun memang mengandung kebenaran mutlak. Next, please! 2...

Mencintai si Cinta

Image
Mendekati Valentine’s Day banyak yang suka senyam-senyum sendiri. Ada yang cari-cari hadiah di toko, cari-cari coklat di Ind*mart, sampe cari-cari bunga di kebun orang. Para cewek menyiapkan tatanan rambut dan baju yang bakal dipakai untuk kencan, sedangkan para cowok cari-cari pinjaman untuk biaya kencan. Lah, yang ga punya pasangan? Yah kemungkinan lagi buka Google untuk cari jurang terdekat. Apalagi kekejaman dunia di tahun 2015 semakin nyata: Valentine’s Day jatuh pada hari Sabtu! Beberapa postingan meme di internet yang menyebutkan mereka lebih menunggu amplop merah daripada tanggal 14 Februari kemungkinan besar memang belum punya pasangan. Tapi ‘kan ga dosa. Tuhan ga serta merta daftarin kamu ke neraka hanya karena single koq. Tenang aja, yang nulis pun juga masih single wkwkwkwk…. Tapi ingat ya, single loh! Bukan jomblo! Cuma sori, guys. Disini gw ga akan menghibur para single . Gw malah lebih tertarik ngomongin cinta. Valentine’s Day ini bukan Hari Kencan seduni...

Kucing kesetanan

Image
Minggu lalu, gw dan Thata ( @AkuBukanTha2 ) memutuskan untuk buat tato di sebuah mall di Surabaya. Karena gw sendiri buat keputusan mendadak, akhirnya gw bikin tato paling lucu yang ada di buku. Benernya gw ga gitu suka binatang yang gw pilih ini, cuma ya kalo jadi tato ternyata lucu. Ini tato kita berdua: Yang satu gambar kucing bete. Yang satu gambar anak setan. Kalo digabung jadinya kucing kesetanan. Ini cuma temporari, sih. Cuma seperti kebanyakan orang, mikir juga enak kali ya kalo punya tato permanen. Ga usah tato-tato lagi, bisa berwarna pula. Toh gw juga suka pake perhiasan, dan tato bisa jadi perhiasan 'kekal'. Gw emang cukup impulsif, tapi gw jarang menyesali tindakan yang gw ambil. Yah, liat aja koleksi potongan rambut gw. Banyak diantaranya kesalahan, tapi gw ga nyesel. Malah jadi tambahan model baru yang gw 'icip'.  Nah, pertanyaan selanjutnya bisa ditebak, kan? Bukan, bukan gambar apa yang mau gw jadiin tato. Tapi pertanyaan awal: sebenarnya ...

Masyarakat Masokistik.

Image
Sadar atau tidak, banyak orang yang menikmati perlakuan menyakitkan dari orang lain.  Seorang pegawai yang tetap bekerja meski atasannya seperti utusan neraka khusus untuk dia, misalnya. Atau seseorang yang tetap bertahan meski pasangannya sering menyakitinya. Beberapa memang berusaha atau memaksakan diri untuk menikmati. Tapi beberapa diantaranya justru tidak bisa hidup tanpa bersinggungan dengan rasa sakit.  Seperti seorang pria yang menanyakan bagaimana kabar mantannya kepada temannya, meski tahu wanita itu sudah menemukan cinta sejatinya. Alasannya hanya sekedar tahu, update info tentang rekan-rekan. Meski tahu yang akan diterima adalah kabar buruk bagi dirinya sendiri, ia tetap nekad menanyakan. Ketika rasa sakit itu mulai menggerogoti (lagi), ia tidak berhenti. Mulai berpikir seperti orang bijak, bahwa kebahagiaan patut diterima siapapun. Hanya dalam hal ini, ia tidak bijak pada dirinya sendiri. Sudah tahu akan sakit, tetap dilakukan juga. Sudah tahu akan terpur...

Palentines de.

Image
It's not me. Jika kalian berpikir gw akan bahas seputar Valentine's Day, bagaimana asal-usulnya, atau bahkan bagaimana caranya melewatkan hari (spesial) ini agar berkesan di hati pasangan, kalian salah besar. Sebenarnya hari ini agak bikin sensi karena selalu dikaitkan dengan cinta lawan jenis atau diperuntukkan bagi siapapun yang ingin menyatakan perasaannya pada orang yang dia taksir. Yah silahkan aja sih seneng-senengan di tanggal ini, tapi kenapa seakan-akan Valentine's Day selalu milik mereka yang sedang dimabuk cinta eros? Satu hal yang perlu kita tekankan adalah 14 Februari dirayakan seluruh dunia sebagai Hari Kasih Sayang. Bukan hari untuk para pasangan, hari untuk nembak si dia, atau bahkan hari terkutuklah kaum jomblo. Emang sih begitu deket tanggal ini, bahkan begitu masuk Februari, mulai deh penjual bunga keluar, penjual coklat buat paket untuk pacaran, atau restoran-restoran buat promo Candle Light Dinner. Pengen deh skali-skali gw manfaatin promo itu ...

Kemana.... kemana... Waktuku....

Hola.... Menyapa siapapun yang baca ini jadi 'sesuatu' banget setelah lama ga nulis. Kali ini lokasi penulisan lain dari biasanya, karena gw nulis dari komputer kantor. Memang ga se-mutakhir laptop gw, tapi tetep bisa memfasilitasi kebutuhan menulis. Itu aja sih udah cukup ;) Yup, seperti yg udah ditulis sebelumnya, gw uda jadi part-timer di Unit Penjaminan Mutu (QA) Ubaya. Kerjaannya gampang-gampang susah, dan santai-santai sibuk. Yang pasti 24 jam jadi terasa makin 'kepake' karena seharian gw dikantor. Kalo dah waktunya kerja skripsi, ya seharian itu dipake setengah-setengah, antar perpustakaan sama kantor. Lokasi kantor sm perpus beda, jadi waktu untuk perjalanan juga makin bertambah. Kalo mo dibilang makin repot bisa juga sih. Pertama, waktu lowong cuma malem. Itupun dah ga bisa begadang lagi karena pasti dah ngantuk (tiap hari harus bangun pagi untuk kerja). Otomatis waktu untuk dvd-ing, novel-ing, facebook-ing jadi makin dikit. Apalagi Sabtu gw jg kerja meski cum...

Budaya Ngantri? Please deh.....

Haiiiii...... Weleh-weleh... lama banget ya gw ga posting sejak entah kapan itu. Gw bahkan ga inget apa tulisan terakhir. Tapi inilah gw, membagikan curahan-curahan hati yang bisa dibaca meski lebih banyak bacaan yang lebih berbobot. Yah, kalo situ berkenan, bacalah sampai akhir. Kalau tidak, bisa dipromosikan saja ke teman-temannya. :p Terlalu banyak yang mau diceritain, dari urusan kuliah yang (tinggal) skripsi sampai detik-detik menjelang penyerahan CV untuk kerjaan pertama. Part time sih, tapi tetep aja deg-degan. Atau.... bisa dari hobi baru gw dengerin My Chemical Romance sampai memulai kehidupan kota besar: "Nge- gym yuk?" Halah.... Benernya gw ga mau nyombong kalo sekarang udah terdaftar di salah satu pusat Fitness. Murni itu dilakuin cuman karena pengen sehat dan pengisi waktu lowong. Bagus kan, mengisi waktu lowong dengan pembakaran kalori daripada menambahnya? Lagipula saat ibunda tercinta bersedia menjadi sponsor tunggal, ditambah banyak temen-temen kuliah yang m...

Kenapa Tuhan menciptakan pendamping?

Oke. Pertanyaan itu mungkin pernah terlintas di pikiran kalian semua. Mungkin juga ngga. Gw sendiri juga ga pernah nanyain itu sebelumnya, sampai 5 menit yang lalu. Pertanyaan itu ngga muncul karena umur gw udah lewati angka 20, tapi karena gw lagi analisis tes salah satu testee Foto Karakter. Yup, Februari lalu gw ikut training intensif selama 3 hari berturut-turut untuk jadi CBC, Certified Behavior Consultant . Puji Tuhan gw lulus dan akhirnya sekarang bisa praktek and pakai gelar itu di belakang nama gw. Tapi bukan itu yang pengen gw bicarain disini. Ini tentang beberapa peserta tes yang gw analisis selama beberapa bulan ini, dan akhirnya pertanyaan di atas bisa terjawab setelah gw renungkan hasil tes mereka. Keunikan tes ini adalah hasil tes suami dan istri bisa dianalisis untuk mendapat sinergi yang bagus dalam rumah tangga mereka. Secara teori, tes ini akan menghasilkan 12 angka dari 4 warna, yaitu Merah, Kuning, Hijau dan Ungu. Secara teori Behavior , ada beberapa orang yang me...

Domba dan Singa

Hola.... Lama ya ga nulis lagi. Hahaha.... Well, ga bisa dibilang sibuk juga sih, karena gw kebanyakan bengongnya. Ya meski gitu bengongnya di antara buku dan skripsi orang... ;( Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, gw masih berkutat dengan ilmu klinis terapan dan skripsi. Banyak yang bilang ini masih proposal, padahal sebenarnya bukan. Ini ya skripsi, yang membedakan cuma bab-nya. Nah gw di bab berapa? Tiga. Yuhui... Tapi masih banyak yang perlu di revisi dari bab 1 dan 2. >_< Oke, tolong jangan ngomongin itu dulu lah ya. Baca blog bukannya seru malah ngomongin kerjaan laknat itu. Hem... gw cuma pengen berbagi pengalaman seputar kepercayaan. Apa ada disini yang pernah dikhianati? Well, yang nulis ini pernah, berulang kali. Oleh sahabat. Yak. Sejak itu gw ngerasa sahabat itu cuma basa-basi dan ngambil keuntungan untuk diri sendiri. Gw cuma bisa berteman biasa ama orang lain, sampe gw ketemu ama Rina. Orang aneh gitu akhirnya bisa "nembus" tembok yang gw dirikan sela...

Lingkaran Setan

Lagi-lagi datang, Lagi-lagi datang. Aku bosan. Jenuh. Tapi kenapa juga Dia setiap kesempatan itu terjadi Aku sangat bahagia? Lagi-lagi jatuh Lagi-lagi jatuh. Mau berapa kalipun, Aku kembali jatuh cinta padamu Meski aku sendiri takut akan hal itu.

Mari Saya Beritahu Anda (2).

Pernah patah hati sebelumnya? Atau mengalami kegagalan dalam sebuah hubungan cinta? Semua istilah itu datang dari antah berantah yang saya dengar entah kapan. Saya akan mencoba menjabarkan seri "Mari Saya Beritahu Anda" kali ini dengan topik cinta--yang disakiti, alias patah hati. Mungkin tidak akan sempurna, mengingat keterbatasan sumber data. Tapi siapa sih yang senang mengingat-ingat pengalaman pahitnya? Bermula dari sebuah rasa terkejut. Semua pasti bermula dari sini. Bahwa ada hal yang bisa membuat efek bunyi seperti "deg" dalam dada. Mata mulai melebar karena sengatan kejut ini, dan mulut mungkin sedikit mangap, mengingat kejutan ini seakan membawa seseorang terlempar ke luar angkasa selama sedetik, kemudian kembali lagi ke tempatnya berpijak di detik berikutnya. Perasaan "deg" ini mulai menjadi-jadi. Ada rasa panas, sesak, bahkan sedih. Mungkin marah juga ikutan nimbrung, tapi yang paling membuatnya parah adalah sakit. Sakit yang luar biasa, melebih...

Mari Saya Beritahu Anda.

Oke. Mari saya beritahu Anda, apa itu 'perasaan negatif ', entah itu depresi, marah, frustasi, atau apapun. Perlu diingat ini semua teori saya, jadi abaikan saja kalau Anda tidak setuju. Dimulai dari tidak bisa tidur. Atau mungkin malas tidur. Tapi perasaan negatif bisa memberi orang semangat untuk tidak memejamkan matanya meskipun ia sangat lelah. Mungkin bukan semangat, ya. Tapi saat seseorang merasa depresi, tidak berguna, tidak berdaya dan kalah, rasanya kesehatan tubuh hanya seperti persoalan anak TK yang kehilangan permennya. Saat ia mulai mengabaikan kesehatan, yang berarti semua perilaku kesehatan, bukan hanya tidur, makan juga akan menjadi hal yang rutinitas belaka. Ia akan merasa bagaikan orang kekal yang berada dalam tubuh fana. Baik itu makan berlebih atau sangat kurang, tidak akan jadi soal selama ia masih depresi. Ia akan mulai merasa kurus atau kegemukan, dan minum jika bibirnya sudah mengering dan suaranya serak. Tentunya, uang juga menjadi hal yang bukan dalam ...

Apa artinya "Kaulah Segalanya"?

Ga nyangka, postingan gw yang sebelumnya, (Kembali) adalah postingan ke-100. (Yeaaaaa). Bangga juga, karena postingan ke-100 ini dirayakan dengan kembalinya gw ke pelukan Tuhan. Ya ampun, masi ga kebayang sampe sekarang, kasih Tuhan untuk hidup gw. Bahkan untuk keadaan terburuk pun, itu masih aja yang terbaik untuk gw. Karena ga pernah sekalipun gw ga dapet jalan keluar. Kayak postingan kemarin contohnya, gw mulai "inget" Tuhan setelah dengerin lagu2 dari album barunya Linkin Park. Ya, memang, meskipun masih aja ada beberapa kali f word disebutkan, gw bisa tiba-tiba keinget ama Hillsong waktu denger salah satu lagu LP ini. Gw pun inget, kalo gw punya DVD konsernya Hillsong terbaru yang Faith, Hope, Love. Dan waktu gw nonton, gw lagi-lagi dibukakakn tentang satu hal. Bedanya dengan postingan "Kembali", gw diingatkan sama satu hal lagi tentang Tuhan. Gw emang sering banget cari tahu apa arti dari lirik-lirik lagu yang gw nyanyiin. Kayak waktu itu gw dibukakan mengena...

Pentingnya Sebuah Pengakuan

Sebuah pengakuan bisa membawa dampak yang sangat berbeda pada lingkungan dan diri seseorang. Baik itu pengakuan dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Entah diakui buruk atau baik, tapi suatu pernyataan menjadi jelas saat ada pengakuan. Meskipun begitu, dalam situasi dan kondisi tertentu pengakuan menjadi hal tersulit untuk dilakukan. Manusia terbiasa untuk menginginkan kejujuran, namun tidak menyukai sisi menyakitkan dari sebuah kebenaran. Tanpa disadari, penghindaran ini membuat manusia mulai menolak kebenaran, membuat mereka mengenal kebohongan, kepura-puraan, kepalsuan, dan merahasiakan kebenaran. Untuk melihat contoh nyata, atau mungkin membuktikannya, tanyakan sendiri pada diri Anda. Bagaimana perasaan Anda saat menemukan suatu kebenaran, terlepas dari kebenaran itu menyakitkan atau menyenangkan untuk diungkap? Mulai dari kalimat-kalimat sepele, seperti "Dasimu bagus" atau "Wah, tatanan rambut yang ini sangat cocok untuk kamu!" Bayangkan jika kalimat itu k...

Jatuh (Cinta)

Image
Tahun pertama, kami bertemu di bawah langit yang mendung. Sama-sama menunggu taxi, ber ada di gereja yang sama, sedang mengambil jurusan yang sama di perkuliahan. Kami biasanya berke nalan karena kepentingan-kepentingan sepele, seperti meminjam catatan, satu kelompok penelitian, kebetulan satu panitia dala m sie acara Natal, atau kebetulan memiliki hobi yang sama. Pembicaraan kian melanjut. Jaman sekarang, tentu membutuhkan alamat email atau bisa jadi pin Blackberry. Tentunya, tanpa mungkin diantara kami yang menyadari, kebutuhan untuk berkomunikasi menjadi alasan pertama, walaupun seringkali ditutupi dengan kebutuhan tugas-tugas. Tahun kedua, kami sudah menjadi sahabat baik. Kami saling mengerti, kami saling memahami. Kami tahu apa sarapan favorit masing-masing, band kesukaan, nama binatang peliharaan yang pertama, bahkan mungkin nama tengah ibunya. Kami mulai mencoba banyak hal bersama, dan ditinggal berdua saja oleh anggota genk yang lain tidak menjadi masalah. Kami mencoba masak be...

Boleh tukar emosi, ga?

Suatu pertanyaan yang sering diucapkan oleh banyak orang tanpa pikir panjang terhadap penanganan pada jawabannya kini menjadi topik gw kali ini. Ini tercetus pertama kali waktu lagi menikmati ice chocolate buatan bokap (sebenanarnya hot chocolate , tapi gw tambahin es batu) padahal hujan lagi berbaik hati dan mau turun ke Banyuwangi. Tanpa sengaja bokap nemuin satu serial sci-fi di channel yang terbilang belum terlalu lama. Serial ini bener-bener menarik, karena meskipun pemeran utamanya agen federal bagian pembunuhan, kasus yang mereka tangani tergolong terlalu fiksi, bahkan untuk genre sci-fi . Gw sendiri tergelitik untuk lagi-lagi menanyakan dalam diri sendiri, mungkinkah ini terjadi, bahkan dalam ruang lingkup psikologi? Karena topik utama dalam kasus itu adalah satu hal yang sangat umum ditemui layaknya koran bekas namun begitu kuat jika diperuntukkan dalam lahan klinis: "emosi." Emosi sang pelaku yang begitu kuat, bisa menjadi sangat berpengaruh pada para korbannya, s...

Teknologi Pembunuh

Berapa banyak orang-orang yang tidak lagi hidup semenjak adanya teknologi? Bagi kebanyakan, dan memang itulah seharusnya tujuannya, teknologi adalah pembantu manusia untuk hidup lebih mudah. Padahal, apakah itulah yang sesungguhnya terjadi? Oke, gw ngga ngomongin masalah video porno artis, yha. Ini global. Dimulai dari komputer dan laptop, ataupun netbook, terserahlah disebut apa. Perangkat yang satu ini bener2 membantu manusia kan? Ya, bener. Ngga kebayang kalo kerjain skripsi dengan tulisan tangan atau mesin tik. Well, mesin tik aja uda bisa masuk kategori teknologi pada jamannya. Tapi ada juga penyelewengan yang terjadi dari perangkat ini. Bagaimana dengan program-program bajakan, pornografi, kecanduan game, dan lainnya. Ckckckck... Lalu, ada yang namanya internet. Yha, yha. Siapa sih sekarang yang ga pake internet? Minimal googling kan? Gw rasanya pengen ketemu sama orang yang sama skali belom pernah bersentuhan ama internet. Gimana rasanya yha? Selanjutnya, mari simak teknologi in...

Tergila-gila

Banyak yang bilang, jatuh cinta itu tidak memiliki definisi yang jelas. Orang-orang hanya bisa menggambarkan, atau menuliskan apa yang mereka rasakan, pikirkan, dan inginkan. Apa yang mereka lihat pada orang yang mereka cintai, dan apa yang mereka ingin dilihat oleh orang tersebut. Jarang sekali ada orang yang bisa menjelaskan dengan detail, bahkan mungkin tidak ada yang bisa melakukannya dengan baik. Oleh karena itu, bukan hanya remaja, orang dewasa juga seringkali bingung dengan perubahan yang terjadi pada awal cinta itu jatuh, dan yang mereka tahu hanya yang sudah kepalang basah, bahwa mereka telah jatuh cinta. Dan sebagian besar orang, tidak mau bangkit lagi. Dalam situasi ini, banyak yang sudah tidak bisa membedakan mana realita dan fantasi. Mana harapan dan kenyataan. Mana senang atau sedih, mana waras dan mana gila. Tidak banyak yang tahu bahwa dalam sebuah mata yang kecil, cinta bisa menjadi lengan yang memeluk dunia ini. Agak menyeramkan memang, namun itulah kenyataan yang se...

Where is your world?

Senang rasanya bisa kembali. Senang rasanya bisa hidup lagi. Menghimpun tenaga hari ini untuk besok. Atau mungkin malam nanti. Menyebarkan senyuman yang meluluhkan hati, membuka tangan untuk menciptakan cinta. Membuat sarapan untuk perut tercinta, atau menuangkan susu untuk sang kucing. Begitu banyak kegiatan untuk satu pagi, tapi semuanya tidak pernah sama persis. Dunia ini tidak sekecil yang Anda kira. Bagaiman dengan masa depan dan masa lalu? Semuanya menyatu dalam sebuah tangan. Masalahnya, tangan siapakah itu? Mungkin kita ga pernah ngerasa, tapi kadang kita melemparkan hidup kita satu-satunya ke tangan orang lain. Dengan berjalan sambil melihat orang lain saja sudah membuat orang itu pemegang hidup kita. Katanya, rumput tetangga selalu terlihat lebih bagus. Sudah pasti! Karena kita menghabiskan hidup kita untuk melihat rumput tetangga, dan bukannya mengurus halaman kita sendiri. Jadi, tentukan sekarang juga. Anda mau menjadi pengurus kebun Anda sendiri atau kebun orang lain? Per...