Posts

Showing posts with the label mellow...

Puri Busuk

Jika ini hanya sementara, tidak apa Jika ini hanya sandiwara, tidak masalah Karena meskipun tidak nyata, kamu ada Dan walaupun semua fana, ada kita Sepasang makhluk khayal melompat riang Semua keindahan hanya sebatas kenang Jika menari dalam gelap segini senang Tidak perlu hidup itu datang Tidak ada yang benar Kita pudar Ketika lonceng penyatuan mulai pudar Kamu dan dia resmi di bawah sinar Jika ini selamanya, tidak apa Jika ini bukan sandiwara, tidak masalah Karena semua nyata, dia ada Semua tidak fana, kalian ada

Jembatan

Aku akan pergi selamanya jika itu yang diperlukan agar kita bisa bersanding Dimensi lain hanya sebuah tempat. Berkasih-kasihan disana hanya seperti beranjak ke taman kota Walau hanya duduk bersebelahan, aku sudah paham arti bahagia Arti pemenuhan diri dan jiwa. Posisi dimana manusia memenuhi tujuannya dilahirkan Kalau memang begitu, aku akan menyeberang. Mendapatimu, atau sekedar bayanganmu Daripada menang di dunia kegelapan dan sepi, lebih baik kalah dan bersama Seluruh dunia itu adalah bulu-bulu di sayapku. Aku akan terbang dan selalu berkarya Tidak usah bangun. Tidak usah membuka mata. Tidak usah bernapas Aku akan pergi, tentu akan pergi  Mari berkasih-kasihan di bayangan dan membangun kota kita sendiri Selamanya terjebak di antara ruang dan waktu, lenyap di perbatasan dimensi Sebuah jendela pun tidak dibutuhkan. Siapa butuh penglihatan jika tangan kita terjalin? Kamu yang asap putih. Itu saja sudah cukup. Semua ini cukup. Aku ...

Bunuh Diri Dengan Riang

Banyak di antara kita yang senang Ketika satu dan dua orang bilang Kalau cinta itu manis Dan semua magis Kita berjalan dengan genggaman tangan Tertawa canda semua bisa di angan Hingga mereka melepasnya Dan pergi dengan lainnya Ternyata banyak di antara kita yang senang Ketika satu dan dua hari yang hilang Kalau benci itu logis Dan balas jadi manis Sarapan kita adalah telur dadar Kita mencekik diri tanpa sadar Mengisi pistol dengan peluru Resmilah mereka sebagai pasangan baru Banyak di antara kita yang senang Ketika satu dan dua jiwa melayang Kita masuk ke pintu gerbang neraka Ketika mengisi hati dengan kisah mereka Ternyata banyak di antara kita yang senang Mencari jejak di antara ilalang Menemukan bukti cinta mereka Ketika Maut menemukan yang disuka Tanpa sadar kita senang Penuh tawa masuk jurang Asal bisa lihat mereka senang Kemudian kita bunuh diri dengan riang

Jika. (2)

Manusia memang aneh. Rela jatuh ke jurang demi bahagia. Aku memang aneh. Rela sakit demi secuil bahagia. Terbakar demi hangat. Mungkin ini kutukanku. Memeluk demi tersengat. Inilah kutukanku. Jika saja, tidak keberatan, Bolehkah? Sekali saja?

Jika. (1)

Aku tidak mengerti bagaimana cinta bergulir. Begitu penuh duri, kasar dan getir. Tapi kemudian kita berganti posisi. Langkah bersebelahan kini tak lagi di sisi. Dia disini. Tapi kemudian pergi. Kini, terus, dan lagi. Dia mencinta. Tapi kemudian tersapu bersih. Buta. Bahkan merasa risih. Dulu dia yang meminta Kini semua aku yang kata. Jika tidak keberatan, Meski memang rentan, Bolehkah kita kembali? Hanya sekali?

Lambaikan Tanganmu

Apa daya jika dunia berkata tidak Manusia bisa menjadi begitu kuat Manusia bisa menjadi begitu hebat Berkeliling menuju ketidakpastian Bergaul dengan dunia yang asing Dunia memang (agak) kejam Bahkan bagi tujuan yang mulia Namun semua masa depan, kisah hebat yang masih tertunda Ada di dalam tiap hati Jika ingin melangkah, Gunakan kakimu sendiri Jangan mengandalkan kursi roda selamanya "Selamat jalan", bukanlah kalimat tunggal, namun majemuk "Selamat datang", merupakan kelanjutannya.

Dibawa Pergi Cinta

Terhenyuk. Terdampar pada pulau kebimbangan Mungkinkah semua berakhir disini? Atau pada petualangan selanjutnya? Kisah percintaan yang kontroversial Menentang segala arus dan arah Berdiri menghadap sumber kematian Saat tiba saatnya Sebuah burung kecil yang baru bisa terbang Kehilangan kendali Mungkin juga, ia yang membuatnya hilang Terlepas di udara bebas Selamanya dalam area terbesar di muka bumi Membuatnya menemukan, dirinya. Sang Cinta. Sang Kasih. Menembus jantung Hingga sukma Kau bisa pergi sekarang juga, atau tidak selamanya Tenggelam, terjerat Termakan dan terkubur hidup-hidup oleh cinta Yang mengikat serta menghibur Mati rasa. Hanya berdua. Dengan belahan jantung. Belahan jiwa Hatimu. Hidupmu. Tidak akan kembali. Selamanya.

Apa itu Cinta?

Suatu hal yang tidak pernah dipahami umat manusia di dunia. Untuk apa mereka hidup, karena apa mereka ada. Sebagian tidak memahaminya, sebagian lagi tidak mau memahaminya. Sebuah daya terbesar di muka bumi, satu-satunya yang berani bersanding dengan maut. Melepaskan semua kekesalan dan sengsara, bertumpuk dalam kotak kepalsuan. Saat yang benar tiba, yang asli dan murni, polos dan tak bernoda, semua merunduk dan tak berkutik lagi. Lorong dimana gelap dan terang berdekapan, semua hukum alam dilanggar. Kala itupun sentuhan-sentuhan kecil dan besar akan sama. Untuk sebuah tujuan, sebuah tanda, sebuah perwujudan. Apa yang akan terjadi dengan umat? Apa yang akan terjadi dengan dunia? yang diagungkan, dimuliakan tidak akan jatuh. Tapi bisa berubah, menjerat, mengurung, mengikat bagi siapapun yang terlalu dalam jatuh. Ketika itu terjadi, tidak ada satupun yang akan dipedulikan. Bahkan nyawa pun tidak berarti, karena bisa mendapatkannya. Jikalau kiamat pun, senyuman akan terukir penuh makna, ka...

Sepi

Tidak ada yang akan mengerti . Tidak ada yang akan bisa memahami . Harusnya tidak terjadi semua ini . Jika aku bisa memilih, tentu akan kupilih jalan yang bisa kutempuh dengan sepenuh kekuatan . Sebenarnya hal ini bisa dihindari . Sebenarnya aku bisa tidak mengalaminya . Aku sangat kesepian . Aku sangat mencintai kebebasan . Namun bukan ini yang kumaksud . Aku... apakah aku akan mati?

The Darkest Night

Image
Malam terberat sepanjang tahun Terberat sepanjang sejarah Saat-saat dimana tidak ada yang menjadi pegangan Saat-saat dimana tidak ada yang menjadi tumpuan Adalah saat dirimu mengeluarkan Bingkisan terburuknya Semua menjadi kacau Semua menjadi hitam Dan saat tidak ada cahaya Tidak ada lagi putih, hitam merasuk Ia hanya butuh setetes Untuk merenggut semua kehidupan Meremukkan semua perjuangan Melenyapkan seorang gadis kecil Yang hanya ingin bebas untuk satu detik saja Ketika menyadari Kau tidak akan bisa keluar darinya Sang Surya pun diambil Meledak dasyat membunuh Semua insan, bahkan yang tak bernapas sekalipun Kemudian, kau mulai menikmati semua kegalauan ini Tanpa kau tahu, kaulah inti senyawa itu Dan kau hidupmu, mulai raib sejak saat itu.

Mati Rasa

Mungkin baru kali ini, si Burung kehilangan semangat hidup... Lagu romantis tuh enak di dengar waktu ada yang dicintai. Gitu juga sama film-film romantis atau buku-buku. Selama ini yang menjadi genggaman ada dan aman bersama kita. Tapi, jika tidak ada akses kemanapun, bukankah kitalah musuh terbesarnya? Terlalu lama berada di zona aman. Itulah sakitnya. Itulah yang akan membunuh pada saat tercepat. Sangat kehilangan arah. Sangat kacau. Seperti anak panah yang tertiup angin besar, makin menjauh dari sasaran. Makin menjauh, makin hilang. Kemudian pada detik berikutnya, kita sadar bukan sasaran tembak yang pergi menjauh. Namun kita yang terseret entah kemana. Sangat jauh, lenyap, raib. Manusia adalah makhluk yang sangat sensitif. Karena itulah dia mudah berubah seperti permukaan air. Sekuat-kuatnya seseorang, tidak akan ada yang bisa tetap teguh jika berhubungan dengan yang satu ini. Kuat namun lemah. Menjaga namun membunuh. Menemukan, namun menghilangkan. Sangat abstrak. Akupun takkan bi...

jangan lakukan apapun...

Image
siapa itu?aku mendengarnya angin malam membawa pesan pohon-pohon merontokkan daunnya bahkan kemarau menitikkan air mata jangan bicara lagi jangan ucapkan satu desahan pun biarkan rindu ini mengalir dengan sendirinya lewat udara yg mengelilingi aku yakin rasa ini pasti tiba di tujuannya tidak perlu media atau perantara aku bisa menunjukkannya langsung seberapa kuat energi yg tak tertampungkan ini letupannya akan melesat tanpa basa-basi bagai anak panah terbaik dari seorang ksatria dia akan tertancap dengan sempurna bersama semua asa dan doaku saat itu momen terbaik untuk aku mulai bernapas tersenyum riang, dan keluar dari kungkungan sepi tentunya aku bisa memeluk diriku dengan bangganya hanya agar sasaranku mengetahui cuma itu dasar semua ini tolong, jangan biarkan aku pergi

The Fray - Ungodly Hour

such a great song.... Don't talk, don't say a thing Cause your eyes they tell me more than your words Don't go, don't leave me now Cause they say the best way out is through And I am short on words knowing what's occurred She begins to leave because of me Her bag is now much heavier I wish that I could carry her But this is our ungodly hour I know you're leaving now Cause I held on to my way tightly Stay still until you know Tomorrow finds the best way out is through And I am short on words knowing what's occurred She begins to leave because of me Her bag is now much heavier I wish that I could carry her But this is our ungodly hour

i wish...

Image
harapnya sih masih bisa.... tapi kalo bukan takdir, mau diapain? semuanya jg bakal nyerah kalo diperhadapkan situasi seperti ini udah ga ada harapan.... bukan cuma itu, utk berharap ajha benernya uda ga boleh cuma bisa senyum ajha kalo orang2 lain semangatin...utk apa? utk siapa? bukan aku yg hrs kalian nasehatin bukan aku yg hrs kalian marahin...