Posts

Showing posts from February, 2013

Life of Pi

Image
Life of Pi. Salah satu film terbaik yang mengajarkan begitu banyak pelajaran penting dalam kehidupan manusia. Film terbaik (menurut gw) yang mengajarkan tentang iman dan bagaimana sebenarnya manusia tidak bisa hidup tanpa masalah. Silahkan tutup blog ini kalau ngga setuju. Komen juga boleh. Tapi mari sama-sama kita buka pikiran dan dengarkan kisah anak India kurus yang vegetarian ini. Karena badai yang menenggelamkan keluarga dan kapal yang dia tumpangi, Pi terpaksa menjadi satu-satunya manusia yang selamat beserta beberapa binatang milik kebun binatang papanya. Hingga kelaparan mulai melanda binatang-binatang itu, dan menyisakan satu harimau benggala bernama Richard Parker. Pi dan Richard Parker terpaksa menjadi rekan selama puluhan hari mengambang di laut, melintasi samudra. Pi awalnya membuat rakit kecil untuk dirinya sendiri agar tidak dimakan Richard Parker. Hingga akhirnya anak India ini memutuskan untuk melatih Richard Parker "berkomunikasi" agar keduanya bis...

Harga mahal untuk sebuah doa.

Image
Akhir bulan Maret, kita akan merayakan Paskah, hari dimana Tuhan Yesus bangkit setelah Ia meninggal di tiga hari sebelumnya. Dia sendiri datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dengan memberikan nyawa-Nya. Kenapa Dia melakukannya? Karena begitu besar kasih-Nya untuk kita semua. Cerita lama . Mungkin itu yang dipikirkan banyak orang. Ngga ada murid Sekolah Minggu yang ngga tau kisah itu. Well, gw mendapat perspektif baru tentang penyelamatan yang Dia lakukan untuk kita semua. Percaya ngga percaya, inilah yang juga Dia lakukan. Setelah Yesus meninggal, kita tau bahwa terjadi juga gempa bumi yang dahsyat, dan tabir Bait Suci  terbelah dua. Ini menandakan ngga ada lagi ritual-ritual yang harus dijalankan manusia untuk datang ke Dia. Manusia ngga lagi harus menitip "pesan" melalui orang terpilih untuk bicara ke Tuhan. Siapapun, bisa datang ke Tuhan. Siapapun . Bahkan jaman sekarang, doa ngga lagi harus sesulit jaman dulu. Bisa dilakukan pagi, siang, malam, di kam...
Lembaran ditarik, dijatuhkan lagi. Ditarik, dijatuhkan lagi. Begitu terus sejak fajar menyapa hingga kembali terlelap. Ditarik, dijatuhkan lagi. Belum pernah aku menyadari Ada kekuatan yang dahsyat dari sekedar peduli Ada ruang dan waktu yang lebih mulia dari hanya kata cinta Jauh di dalam diri, jauh di dalam insan Setitik cahaya yang dimiliki setiapnya Yang punyaku sudah padam, sudah sirna, Hampa, Kosong. Tak ada rasa lapar dan haus. Tak ada udara yang menari-nari di lubang hidung hingga ke paru-paru Tak ada cuaca. Tak ada  hawa. Tak ada tawa. Tak ada tangis. Tak ada tangan kasar yang membelai. Tak ada bibir lembut yang mencium. Usang. Rusak. Tak ada bunga yang mekar. Jika aku tidak perlu bernapas, untuk apa kulakukan? Jika hidup mengingatkanku akannya, untuk apa kujalani? Satu-satunya yang menahanku di dunia adalah secangkir kopi.

Masyarakat Masokistik.

Image
Sadar atau tidak, banyak orang yang menikmati perlakuan menyakitkan dari orang lain.  Seorang pegawai yang tetap bekerja meski atasannya seperti utusan neraka khusus untuk dia, misalnya. Atau seseorang yang tetap bertahan meski pasangannya sering menyakitinya. Beberapa memang berusaha atau memaksakan diri untuk menikmati. Tapi beberapa diantaranya justru tidak bisa hidup tanpa bersinggungan dengan rasa sakit.  Seperti seorang pria yang menanyakan bagaimana kabar mantannya kepada temannya, meski tahu wanita itu sudah menemukan cinta sejatinya. Alasannya hanya sekedar tahu, update info tentang rekan-rekan. Meski tahu yang akan diterima adalah kabar buruk bagi dirinya sendiri, ia tetap nekad menanyakan. Ketika rasa sakit itu mulai menggerogoti (lagi), ia tidak berhenti. Mulai berpikir seperti orang bijak, bahwa kebahagiaan patut diterima siapapun. Hanya dalam hal ini, ia tidak bijak pada dirinya sendiri. Sudah tahu akan sakit, tetap dilakukan juga. Sudah tahu akan terpur...

Menyesal karena menyesal.

Dengerin lagu baru Bruno Mars 'When I was your man' rasanya miris banget. Banyak hubungan percintaan ga bisa diterusin karena si cowok atau si cewek yang terlalu cuek sama pasangannya sendiri. Sehingga ketika hubungan itu terputus, baru deh mereka nyadar kalo sebenarnya itu kesalahan mereka. Mereka bisa mencegahnya dengan perbuatan-perbuatan sederhana tapi berarti. Penyesalan selalu datang terlambat. Gitu kata orang-orang. Ada benernya juga, sih. Tapi menyesal itu sendiri ada pelajaran yang bisa kita ambil, lho. Dengan menyesal, kita bisa mengerti makna "aku minta maaf" dan ga sekedar mengumbarnya di depan orang lain. Dengan menyesal, kita bisa belajar untuk lebih baik lagi. Dengan menyesal, kita bisa lebih menghargai apapun yang ada pada kita saat ini dan belajar untuk tidak menyia-nyiakannya, entah itu hubungan, waktu, bahkan uang. Tapi dengan menyesal, satu lagi yang bisa kita pelajari adalah ngga ada yang abadi di dunia ini. Entah itu kesuksesan, materi, ...

Palentines de.

Image
It's not me. Jika kalian berpikir gw akan bahas seputar Valentine's Day, bagaimana asal-usulnya, atau bahkan bagaimana caranya melewatkan hari (spesial) ini agar berkesan di hati pasangan, kalian salah besar. Sebenarnya hari ini agak bikin sensi karena selalu dikaitkan dengan cinta lawan jenis atau diperuntukkan bagi siapapun yang ingin menyatakan perasaannya pada orang yang dia taksir. Yah silahkan aja sih seneng-senengan di tanggal ini, tapi kenapa seakan-akan Valentine's Day selalu milik mereka yang sedang dimabuk cinta eros? Satu hal yang perlu kita tekankan adalah 14 Februari dirayakan seluruh dunia sebagai Hari Kasih Sayang. Bukan hari untuk para pasangan, hari untuk nembak si dia, atau bahkan hari terkutuklah kaum jomblo. Emang sih begitu deket tanggal ini, bahkan begitu masuk Februari, mulai deh penjual bunga keluar, penjual coklat buat paket untuk pacaran, atau restoran-restoran buat promo Candle Light Dinner. Pengen deh skali-skali gw manfaatin promo itu ...